.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

UMROH : MENYAKSIKAN JEJAK PENGABULAN DOA NABI IBRAHIM AS

paket umroh
Umroh : menyaksikan jejak pengabulan doa nabi Ibarahim AS

UMROH : Telah menjadi pengetahuan umum kaum muslim, bahwa pelaksanaan ibadah umroh dan haji tidak bisa dipisahkan dengan Nabi Ibrahim AS dan keluarga Beliau, yaitu Siti Hadjar dan Nabi Ismail AS.
Beberapa dari amalan di dalam ibadah umroh dan haji, disandarkan pada Nabi Ibrahim dan keluarga beliau, seperti melakukan sa’I antara bukit shafa dan marwah, dan melempar jumrah ketika ibadah haji. Pembangunan Ka’bah juga tidak terpisah dari Nabi Ibrahim AS.
Selain itu juga, Nabi Ibrahim AS adalah seorang hamba pilhan yang banyak berdoa kepada Allah SWT. Diantara doa-doa beliau, dapat disaksikan jejaknya oleh kaum muslim yang melaksanakan umroh dan haji.
Ada sebuah riwayat dari sahabat Nabi bernama Abdullah bin Abbas , tentang Nabi Ibrahim As dan keluarga beliau sebagai berikut,
“Nabi Ibrahim AS dating dengan membawa istrinya Siti Hajar, yang sedang menyusui anaknya, Ismail As, ke sebuah tempat di dekat Ka’bah. Tepatnya di bawah pohon dekat zam-zam. Tempat paling tinggi di sekitar Ka’bah. Pada waktu itu, Makkah adalah tanah (lembah) kering, yang tidak ada air dan tidak ada penghuni. Lalu Nabi Ibrahim As menempatkan Siti Hajar dan Ismail di tempat itu, dengan berbekal sebuah kantung kecil berisi kurma dan air.
Dan nabi Ibrahim AS segera pergi meninggalkan keluarganya. Siti Hajar mengejarnya berkata, “ Wahai Ibrahim, mengapa engkau meninggalkan kami di tempat terpencil ini?” Nabi Ibrahim diam, tidak menjawab pertanyaan istrinya.  Siti Hajar mengulang pertanyaannya, tapi Nabi Ibrahim tidak menjawabnya. Lalu Siti Hajar bertanya, “Apakah ini perintah Allah?” Nabi Ibrahim menjawab, “Ya (perintah Allah)”. Siti Hajar berkata, “Kalau begitu Allah tidak akan menyia-nyiakan kami”.

biaya umroh
Umroh : Menyaksikan jejak pengabulan doa  Nabi Ibrahim AS
Nabi Ibrahim As terus berjalan (meninggalkan istri dan anaknya), hingga sampai di tempat bernama Tsaniyyah, yang tidak lagi terlihat istri dan anaknya, maka beliau menghadap ke Ka’bah, lalu berdoa kepada Allah, “Wahai Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan segala keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman itu, di dekat Rumah-Mu (Baitullah) yang di hormati. Wahai Tuhan kami, (yang demikan itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka, dan berilah mereka rezeki dan buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur.”
Kemudian Allah SWt mengabadikan permohonan nabi Ibrahim tesebut di dalam Al-Qur’an, surat Ibrahim ayat 37.
Orang-orang yang menunaikan ibadah haji atau umroh, setelah mengetahui dan menyaksikan jejak pengabulan doa-doa nabi Ibrahim AS, dan juga doa-doa nabi yang lain, yang telah di abadikan di dalam Al-Qur’an. Dengan demikan, kiranya doa-doa akan dikabulkan Allah.
Allah SWT telah member tuntunan kepada muslim, tentang beberapa syarat yang harus dipenuhi apabila ia ingin doa-doanya dikabulkan oleh Allah,
Dan apabila hamba-hambaku bertanya kepada mu tentang Aku, maka (jawablah) bahwasannya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan orang yang berdoa, apabila ia memohon kepadaKu, maka hendaklah mereka itu memenuhi  segala perintahKu, dan hendaklah mereka beriman kepadaKu, agar mereka selalu berada di dalam kebenaran.” (QS. Al – Baqarah : 186) UMROH.

0 komentar:

Post a Comment