.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

umroh satutours : Pengalaman Umroh Bapak H. Mugiri Usman, jamaah umroh 31 Maret 2013

umroh 2014
Saya bersama Ustadz Ridwan Julian ketika berada dihalaman Masjid Nabawi Madinah
bersama Kafilah Ustadz Ridwan Julianto dan Satutours
Assalamualaikum Wr.Wb.
Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan dimana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang  mereka kerjakan” (QS-AlBaqarah ayat 142).
Dan dari mana saja kamu keluar (datang), maka palingkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram, sesungguhnya ketentuan itu benar-benar sesuatu yang hak dari Tuhanmu. Dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan” (QS-AlBaqarah ayat 149).
MAHA BENAR ALLAH DENGAN SEGALA FIRMANNYA . . . .

Demikianlah ayat-ayat Allah dalam Al Qur’anul Karim sebagai dalil atau perintah kepada ummat muslim bahwa pada saat beribadah diharuskan berkiblat kearah Masjidil Haram.
Dengan memperhatikan dan merenungkan ayat-ayat tersebut, maka betapa bahagianya kaum muslimin apabila bisa beribadah di Masjidil Haram, bisa berdoa disana dan bisa mendekat ke Ka’bah.
Ketika kami (saya dan istri) mendapat kabar  bisa berangkat ke Tanah Suci untuk melaksanakan Ibadah Haji (tahun 2011) alangkah terharu dan gembiranya hati kami.
Dan ketika kami juga mendapat kabar akan diberangkatkan Umroh (bulan Maret 2013) , alangkah terkejut, terharu serta gembia hati kami . . . .  Labbaika Allohumma Labbaika.
Bayangkan saja, yang selama ini kita selalu sholat menghadap  kearah Masjidil Haram sesuai perintah ayat-ayat Allah diatas, tetapi  pada saat ibadah haji atau umroh kita bisa berada ditengah-tengah Rumah Allah itu, bisa merasakan nikmatnya sholat disitu, bisa thawaf mengelilingi Ka’bah, bisa berdo’a di sudut Multazam, bisa Sa’I antara Safa-Marwah, bahkan bisa menyentuh Hajarul Aswad  . . . .  . Subhannallah  . . . .  Labbaika Allohumma Labbaika .
Pada kesempatan ini saya akan menceritakan pengalaman ibadah umroh kami bersama Kafilah Umroh Ustadz Ridwan Julianto dan bersama Satutours  yang menurut pengalaman kami pribadi banyak mendapatkan  barokah, baik pada saat sebelum keberangkatan maupun dalam pelaksanaan rangkaian ibadah umroh tersebut.
Berikut adalah barokah-barokah yang kami rasakan dalam rangkaian ibadah umroh :
Barokah 1 :
Pada bulan Pebruari 2013 saya dan istri dibuat terkejut dengan kedatangan 2 orang tamu yang mengabarkan bahwa saya dan istri diminta bersedia untuk ikut ibadah Umroh yang akan berangkat pada bulan Maret 2013 tanpa harus mengeluarkan biaya sepeserpun …… Subhannallah !!!
Bagaimana kami tidak terkejut, terutama saya pribadi karena seminggu sebelum kedatangan 2 orang tamu tersebut saya masih teringat pada malam itu pada saat saya mau tidur saya berdoa agar bisa bermimipi untuk bertemu dengan Rosulullah, eeeh  ternyata sampai saya terbangun mimpi tersebut tidak pernah kesampaian . . .  (saya menyadari, tidak mudah bagi orang biasa seperti saya untuk bisa mimpi bertemu Nabi . . .)
Ternyata inilah Barokahnya karena seminggu setelah kejadian tersebut tiba-tiba saya diajak oleh 2 orang tamu tersebut  untuk Ibadah Umroh yang biayanya ditanggung oleh mereka  . . . Alhamdulillah . . . Subhannallah  . . . dalam  pemikiran saya mungkin ini merupakan jawaban atas doa saya untuk bisa mimpi melihat Nabi yang ternyata malah diajak umroh bahkan  bisa mengunjungi Nabi di Makamnya yang terletak di Masjid Nabawi, Medinah . . .  Alhamdulillah . . . Subhannallah.
Kedua orang tamu tersebut adalah keponakan kami Ustadz Ridwan Julianto beserta istrinya yang dengan keberkahan rizkinya dan keikhlasannya beramal, tidak hanya kami saja yang diajak ibadah Umroh secara gratis, tapi beliau juga mengajak sebagian keluarga besarnya serta sebagian tetangga2nya  . . . sehingga seluruhnya yang berangkat berjumlah 28 orang  . . . Subhannallah !!!!!!.
(Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih kepada beliau beserta keluarganya, semoga  beliau dan keluarganya selalu dalam lindungan Allah SWT serta selalu dilimpahkan rizki yang barokah,  . . . amien YRA).
umroh 2014
Gambar ketika rombongan berada di Mesjid Quba, perhatikan spanduk itu  “Berikutnya anda yang akan berdiri disini” , tetapi bagi saya dan rombongan Insya Allah tulisannya akan menjadi begini : “Berikutnya kami yang akan berdiri lagi disini”.
Barokah 2 :

Akhirnya pada tanggal 31 Maret 2013 , Alhamdulillah kami rombongan  bisa berangkat ibadah Umroh (kami memberi nama rombongan ini “Kafilah Umroh Ustadz Ridwan Julianto”) dan bersama Penyelenggara Perjalanan Umroh Satutours yang dipimpin langsung oleh Direktur Utamanya, seorang pemuda yang  masih sangat muda, kami memanggilnya “Kang Rian”, sedangkan selama di Medinah dan Mekah Kang Rian dibantu oleh seorang Muthowif yang bernama Abdul Manan, kami memanggilnya “Kang Manan”.

Walaupun bagi saya dan istri perjalanan ketanah suci ini merupakan yang kedua kali (ibadah haji tahun 2011), tapi kami sangat merasakan banyak mendapatkan barokah dalam melaksanakan ibadah umroh ini. 
Barokahnya dimulai ketika kami berangkat dengan menggunakan pesawat dari Emirate Lines yang lumayan mewah dan pelayanan crewnya juga ramah-ramah yang dalam perjalanan hampir 11 jam itu  yang dimulai dari Bandara Cengkareng sampai di Dubai kemudian menuju Medinah kami lalui tanpa halangan apapun . . .  Alhamdulillah.
Di Madinah kami tinggal selama 3 hari , selama disana kami isi waktu-waktunya dengan memperbanyak ibadah, terutam sholat malam yang dibimbing oleh Ustadz Ridwan  . . Alhamdulillah.
Kemudian setelah 3 hari di medinah kami bertolak menuju Mekkah dengan menggunakan bus untuk melaksanakan umroh dan sebelum berangkat kami semua diharuskan untuk  berpakaian ihram yaitu bagi laki-laki menggunakan hanya 2 helai kain ihram yang tidak berjahit, sementara bagi wanita pakaian yang tertutup seluruh auratnya..
Perjalanan tersebut jaraknya  +/- 600 Km yang  akan ditempuh selama +/- 8 jam, walaupun sangat melelahkan tapi perjalanan tersebut sangat kami rindukan karena kami akan menuju kota Mekkah . . . ,  tempat dimana  Masjidil Haram itu berada . . . ,  tempat  dimana Ka’bah itu berada . . . , tempat dimana kami akan melihat itu semua sebagai kenyataan ,   . . . tempat dimana kami akan merasakan nikmatnya beribadah disana . . .  nikmatnya berdoa disana . . . (coba kita renungkan lagi surat Al-Baqarah ayat 142 dan 149 tersebut diatas)
Apalagi sepanjang perjalanan tersebut Kang Rian maupun Kang Manan dengan semangat memimpin mengucapkan talbiah  secara bergantian : 
Labbaika allahumma labbaika, Labbaika laa syarikalaka labbaika, innalhamda wani’mata laka walmulka, laa syarikalaka”.
 “Kusambut panggilan-Mu Ya Allah, kusambut panggilan-Mu,  tiada sekutu bagi-Mu, kusambut panggilan-Mu. Sesungguhnya segala pujian, nikmat dan kerajaan hanyalah milik-Mu tiada sekutu bagi-Mu..
Kami semua segera mengikuti ucapan talbiyah itu  . . . tak terasa sambil mengucapkan talbiyah itu mata saya ber-kaca2, akhirnya airmata mengalir tak terbendung lagi  . . . Alhamdulillah.
Sepanjang perjalanan selama 8 jam tersebut kami masih mendengar suara Kang Rian dan Kang Manan yang masih semangat bertalbiah , sementara jamaah yang lain sudah mulai tertidur dalam perjalanannya  . . .  kelelahan.
Menjelang  malam bus  kami sudah mulai memasuki kota Mekkah,  dari kejauhan terlihat oleh saya sebuah bangunan atau gedung yang dihiasi lampu terang benderang, , gedung yang paling tinggi dikota Mekkah , Itulah Gedung  yang begitu terkenal dengan Jam Raksasanya, gedung yang  dikenal dan selalu diingat oleh Jamaah haji maupun umroh dari seluruh dunia, karena gedung tersebut sebagai tanda disitulah terletak Masjidil Haram  . . . . dari kejauhan saya pandangi terus gedung itu  sampai-sampai  tak terasa  airmata saya mengalir lagi ….. Alhamdulillah. 

Akhirnya  pada malam hari itu kami tiba dihotel yang akan kami tempati selama di Mekkah yang letaknya tidak jauh dari Masjidil Haram (Alhamdulillah), dihotel ini kami akan singgah sebentar untuk mandi dan sholat dan makan malam yang kemudian akan langsung menuju Masjidil Haram untuk melakukan rangkaian ibadah umroh  yaitu dimulai dengan Niat,  kemudian Miqot (sudah dilakukan sebelum sampai di Mekkah) , Thawaf , sa’i dan diakhiri dengan tahallul. . . .  Alhamdulillah, rangkaian ibadah umroh tersebut dapat kami selesaikan dengan baik dan lancar.
Di kota Mekah ini kami tinggal selama 4 hari dan selama hari-hari tersebut kami manfaatkan dan kami isi untuk ibadah, terutama kami perbanyak sholat Qiyamullail , Berdzikir dan bertahmid serta membaca Al Qur’an . . . . Alhamdulillah.

Ada yang menarik dalam ibadah umroh ini dan ini juga kami merasakan sebagai barokah yang kami dapatkan, yaitu :
Dalam ibadah umroh ini ada 3 orang  yang berperan dan ketiga-tiganya adalah anak muda yang saleh dan taat serta bersemangat tinggi untuk membawa jamaah melakukan ibadah umroh yang benar-benar agar mendapatkan ibadah umroh yang mabrur.
Dua orang dari Satutours yaitu Kang Rian dan Kang Manan, dimana mereka berdua membimbing kami mulai dari mulai berangkat dan selama di Madinah dan Mekah  untuk  melakukan rangkaian ibadah Umroh. 

Kang Rian sebagai pimpinan perusahaan Satutours langsung memimpin kami dan dalam bimbingannya telah membentuk suasana dalam keakraban dan persaudaraan, sementara  Kang Manan seorang Muthowif, beliau seorang mukimin di Mekah telah menetap disana selama . . . tahun  dan mengusai bahasa arab serta sejarah islam dan mengetahui dengan baik tempat-tempat bersejarah baik di Medinah maupun di Mekkah serta piawai menceritakan sejarahnya  ketika rombongan kami mengunjungi tempat bersejarah tersebut, walaupun dalam logat sunda yang kental tapi  indah didengar . . .  alhamdulillah.

Seorang lagi adalah Ustadz Ridwan Julianto, seorang muda yang sholeh dan dermawan.
Saya sebut sholeh karena selama di Medinah maupun Mekkah selalu mengingatkan kami untuk mengisi waktu-waktu denga beribadah, terutama sholat malam.
Bukan saja mengingatkan kita untuk selalu mengisi waktu dengan beribadah, tapi juga benar-benar membimbing  kepada rombongannya, misalnya jam berapa harus bangun ditengah malam , kemudian beliau  menunggu seluruh jamaah untuk bangun kemudian berangkat bersama di tengah malam dari hotel menuju Masjid Nabawi di Medinah maupun berangkat menuju Masjidiil Haram di Mekah  untuk melaksanakan sholat-sholat sunnah malam. . . .  
Jadi yang beliau lakukan bukan saja mengamalkan rizkinya untuk memberangkatkan ibadah umroh, tapi juga mengamalkan ilmunya untuk membimbing jamaahnya dalam mengisi waktu-wktu ibadahnya , baik ketika di Medinah maupun di Mekkah . . . . Subhanallah  . . . Alhamdulillah.

umroh 2014
Saya (sebelah kiri) bersama Kang Rian (berjaket Merah, sebagai penyelenggara umroh dari Satutours) dan  Ustadz Ridwan Julianto (sebelah kanan), ketika di Bandara Dubai
Demikian pengalaman saya dalam melaksanakan ibadah Umroh bersama Kafilah Ustadz Ridwan Julianto dan Satutours pada bulan April 2013.
Insya Allah seluruh jamah umroh dalam Kafilah Ustadz Ridwan Julianto mendapatkan Umroh yang Mabrurroh serta Penyelenggara umroh dari Satutours selalu mendapatkan kesuksesan.
Berikutnya anda yang akan berdiri disini . . . . InsyaAllah bagi Jamaah Umroh Ustadz Ridwan Julianto : “ Berikutnya kami yang akan berdiri lagi disini ”. . . .  Aamiin YRA.

Wassalamualaikum Wr..Wb.,
H.Mugiri Usman.

0 komentar:

Post a Comment