.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Keajaiban Air Susu Ibu 1

Keajaiban Air Susu Ibu 1
Keajaiban Air Susu Ibu 1
Keajaiban Air Susu Ibu 1

Susu ibu merupakan  cairan ciptaan Allah yang tiada tandingannya untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi dan melindunginya terhadap infeksi. Keseimbangan zat-zat gizi dalam air susu ibu berada pada tingkat terbaik dan air susunya memiliki bentuk paling baik bagi tubuh bayi yang baru lahir. Pada saat yang sama, ASI juga sangat kaya akan nutrisi yang mempercepat pertumbuhan sel-sel otak dan perkembangan sistem saraf. Makanan bayi yang terbuat dengan teknologi tidak dapat menggantikan keajaiban cairan ciptaanNya ini.
Banyak manfaat yang terkandung dalam ASI. Penelitian telah menunjukkan bahwa bayi yang diberi ASI secara khusus terlindung dari serangan penyakit,  sistem pernapasan dan sistem pencernaan.  Hal Itu karena antibodi dalam ASI memberikan perlindungan langsung melawan infeksi. Anti-infeksi lainnya yaitu bahwa ASI menyediakan lingkungan yang ramah bagi bakteri “baik” yang disebut “flora normal” sehingga merupakan penghalang terhadap bakteri berbahaya, virus dan parasit. Selain itu, juga telah ditetapkan bahwa ada faktor-faktor dalam ASI yang mengatur sistem kekebalan tubuh terhadap penyakit menular dan memungkinkan untuk berfungsi secara tepat.
ASI telah diramu khusus, makanan yang paling mudah dicerna untuk bayi, selain sangat kaya nutrisi, juga  mudah dicerna oleh sistem pencernaan bayi yang masih rentan, karena itulah bayi mengeluarkan lebih sedikit energi dalam mencerna ASI.  Dia mampu menggunakan energi selebihnya untuk pertumbuhan dan perkembangan organ tubuh lainnya.

Air susu ibu yang memiliki bayi prematur mengandung lebih banyak zat lemak, protein, natrium klorida, dan besi untuk memenuhi kebutuhan bayi. Telah dibuktikan bahwa fungsi mata bayi berkembang lebih baik pada bayi prematur yang diberi ASI dan mereka memperlihatkan kecakapan yang lebih baik dalam tes kecerdasan. Selain itu juga memiliki banyak manfaat lainnya.
Salah satu cara membuktikan bahwa ASI merupakan cairan penting untuk perkembangan bayi  yang baru lahir yaitu  kenyataan bahwa ASI mengandung  minyak omega-3 asam linoleat alfa. Selain sebagai senyawa penting bagi otak manusia dan retina, hal ini juga sangat penting dari sudut pandang bayi baru lahir. Omega-3 sangat penting terutama selama kehamilan dan tahap awal masa kanak-kanak.  Sedangkan otak dan saraf untuk berkembang secara normal. Para ilmuwan secara khusus menekankan pentingnya ASI sebagai makanan alami dan sempurna dari omega-3.
Selain itu, penelitian yang dilakukan para ilmuwan Universitas Bristol mengungkapkan  bahwa di antara manfaat jangka panjang ASI yaitu dampak baiknya terhadap tekanan darah dan risiko serangan jantung berkurang. Tim peneliti menyimpulkan bahwa sifat perlindungan yang diberikan ASI disebabkan oleh kandungan zat gizinya. Menurut hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal kedokteran Circulation, bayi yang diberi ASI lebih kecil kemungkinannya untuk terserang penyakit jantung. Telah diungkapkan  bahwa keberadaan asam lemak rantai panjang tak jenuh ganda pada ASI mencegah pengerasan arteri. Bersama dengan fakta bahwa bayi yang diberi ASI menelan sedikit natrium ini berhubungan erat dengan tekanan darah dan tidak. Sebagai hasilnya, memperoleh berat badan seimbang , ini merupakan beberapa manfaat ASI  bagi jantung.
Selain itu, tim yang dipimpin oleh Dr Lisa Martin, dari Pusat medis Rumah Sakit Anak  Cincinnati di Amerika Serikat, menemukan kandungan tinggi hormon protein yang dikenal sebagai adiponectin pada ASI.  Kadar darah tinggi adiponektin berhubungan dengan penurunan risiko serangan jantung. Rendahnya tingkat adiponektin ditemukan pada orang yang mengalami obesitas yang berada pada peningkatan risiko serangan jantung. Oleh karena itu risiko obesitas pada bayi yang diberi ASI berkurang dengan adanya hormon ini. Selain itu, juga ditemukan keberadaan hormon lain yang disebut leptin di dalam ASI yang memiliki peran utama dalam metabolisme lemak. Leptin diyakini  sebagai sinyal ke otak bahwa ada lemak di tubuh. Menurut pernyataan Dr. Martin,  oleh karena itu hormon ini diserap pada anak-anak melalui ASI yang mampu mengurangi risiko penyakit seperti diabetes tipe 2, obesitas, daya tahan insulin dan penyakit jantung. [diolah dari eramuslim.com]

0 komentar:

Post a Comment