.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Adab Dalam Safar

 
Ada beberapa adab yang di contohkan Rasulllah SAW ketika safar,

1.    Sebelum melakukan safar hendaknya kita menyelesaikan semua urusan terkait sesame anak Adam, seperti hutang, mengembalikan barang pinjaman, mengembalikan amanah dan seterusnya. Allah berfirman dalam Al-Quran yang artinya:
 “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya.” (QS. An-Nisa: 58).
2.    Sebelum keluar rumah hendaknya mengerjakan solat dua rokaat.
Dari Abu Hurairah Nabi SAW bersabda: “Jika engkau keluar dari rumahmu maka lakukanlah shalat dua rakaat yang dengan ini akan menghalangimu dari kejelekan yang berada di luar rumah. Jika engkau memasuki rumah mu maka lakukan lah shalat dua rakaat yang akan menghalangimu dari kejelekan yang masuk  ke dalam rumah. (HR. AL- Bazzar)
3.    Di anjurkan untuk pamitan atau menitip pesan bagi para musafir maupun orang yang di tinggal.
Abu Hurairah RA menceritakan: “Ada seseorang yang mendatangi Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan mengatakan, “ya Rasulullah, saya hendak safar, mohon nasehatilah saya.”
Beliau bersabda, “Bertaqwalah kepada Allah, dan bertakbirlah setiap melewati jalan menanjak.”
Ketika orang ini pergi Beliau berdoa: “Ya Allah, pendekkanlah jarak bumi untuknya, dan mudahkanlah perjalanan safarnya.” (HR, Ahmad dan Turmudzi).
Diantara pesan yang di sampaikan Rasulullah  Shallallahu ‘alaihi wa sallam bagi orang yang hendak safar, “Aku titipkan kepada Allah agamamu, amanahmu, dan ujung akhir amalmu.” (HR. Ahmad dan Abu Daud). Dan di sohihkan oleh Shuaib Al Arna'ut.
Kemudian orang yang hendak safar mengatakan kepada orang yang hendak di tinggal, “Aku titipkan anda kepada Allah. Dia tidak akan menyia-nyiakan titipan itu.” (HR. Ibnu Majah.
4.    Lakukanlah safar bersama rombongan, dan tidak sendirian.
Dari Ibnu Umar RA, Rasulullah  Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Seandainya manusia mengetahui apa-apa yang ada pada safar sendirian sebagaimana yang aku ketahui, maka seorang musafir tidak akan melakukan safar pada malam hari sendirian.” (HR. Al-Bukhari).

Dan jika safar dilakukan bersama rombongan, tunjuklah salah satu sebagai ketua rombongan.
Dari Abu Sa'id Al-Khudri, Rasulullah  Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “ Apabila tiga orang akan berangkat safar hendaklah mereka memilih salah seorang ketua rombongan.” (HR. Abu Daud).
5.    Jika tidak mendesak, di anjurkanmemulai berangkat safar di hari kamis.
Ka'b bin Malik RA menceritakan, Jarang sekali Rasulullah  Shallallahu ‘alaihi wa sallam mulai melakukan safar diselain hari kamis.” (HR. Ahmad dan Ad-Darimi).
6.    Hindari musik atau membawa anjing ketika safar, karena malaikat tidak akan menyertainya.
Dari Abu Hurairoh RA, Rasulullah  Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya malaikat tidak akan menyertai rombongan yang didalamnya ada anjing atau lonceng.”
(HR. Muslim, Abu Daud dan yang lainnya).
7.    Disunnahkan bagi musafir untuk berjalan pada malam hari.
Dari Anas bin Malik RA, Rasulullah  Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Hendaklah kalian melakukan perjalanan pada malam hari (tatkala safar) karena bumi ketika itu di lipat (di pendekkan) pada malam hari.” (HR. Abu Dawud).
8.    Selama safar di anjurkan untuk mengqashar sholat, dan meninggalkan semua shalat rawatib, selain qobliah subuh.
9.    Memperbanyak Do’a ketika safar, karena doa seorang musafir mustajab.
Dari Anas bin Malik RA, Rasulullah  Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tiga doa yang tidak akan di tolak: doa orang tua untuk anaknya, doa orang yang sedang berpuasa, dan doa orang yang sedang safar.” (HR. AL-Baihaqi)

Semoga kita di mudahkan untuk mengamalkan sunah-sunah ini ketika safar.
Mari kita lihat video selanjutnya.




0 komentar:

Post a Comment