.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Berlomba-lomba dalam Kebaikan - Syafiq Basalamah


Allah Subhanahu Wata ‘Ala ber firman, “Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” QS Al-Baqarah Ayat: 148.
Allah mengatakan Fastabikul khoirot, berlomba-lombalah kalian pada kebaikan, Allah tidak mengatakan kalian lakukan kebaikan, tapi Allah memerintahkan kita berlomba-lomba dalam kebaikan. Ayat ini adalah ayat yang menganjurkan kepada kita untuk melakukan amal kebaikan sesegera mungkin, secepat mungkin tanpa menunda-nunda. Solat jangan di tunda-tunda, niat puasa sunah, sekarang niat besok puasa, dan diantara fastabikul khoirot adalah shaf pertama, kadangkala sof pertama kosong kita sesama teman ente saja yang maju, tidak boleh itu, ini surga kenapa harus dahulukan yang lain, kalau urusan makan boleh, kamu dulu silahkan, tapi jika untuk urusan surga, harus berlomba-lomba.
Maka para ulama menjelaskan, “Makruh hukumnya orang menyuruh orang lain masuk ke shaf pertama.

Rasulullah  Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Andaikan orang tahu pahalanya shaf pertama itu, kemudian mereka rebutan, tidak bisa dapat shaf pertama kecuali harus di undi, maka di undi. Tapi kita biasanya untuk hal kebaikan itu sering mendahulukan orang lain, seumpama ada orang fakir miskin datang meminta shodaqoh atau meminta makanan, silahkan kamu saja yang ngasih, kamu saja dulu,  seharusnya dahulukan kita yang ngasih, ada fakir miskin datang meminta sodaqoh saat orang mau ngasih, saya aja yang ngasih jangan kamu saya yang harus ngasih fastabikul khoirot berlomba-lomba dalam kebaikan, Allah mengingatkan “Dimanapun kalian berada Allah akan mendatangkan kalian semua.”  tidak perlu kalian takut ketika berbuat amal kebajikan dan tidak ada orang yang melihat, mungkin tidak ada kamera yang menyorot hanya kita sendirian dengan Allah Subhanahu Wata ‘Ala jangan takut, Allah akan datangkan kita bersama amal kebajikan kita, Allah Subhanahu Wata ‘Ala berfirman, “Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. QS Az-Zalzala Ayat: 7. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Shaf yang paling utama adalah shaf pertama. Maka kalau masuk masjid kita lihat banyak orang masuk masjid kemana dia duduk? Ke tiang, di pojok dekat tembok supaya bisa nyandar, karna tidak punya ilmu memang, tapi cob ajika di shaf pertama ada makanan dimana dia duduk? Insya Allah shaf pertama, karna ada makanan bukan karna keutamaan shafnya, sementara jika tidak ada makanan maka shaf pertama tidak ada yang mau ngisi, datang ke masjid pertama tapi nyari duduknya nyari yang nyaman, nyaman untuk senderan nyaman untuk tidur, coba kita lihat saat hari Jumat waktu sholat Jumat, tempat yang paling pertama penuh adalah di pinggir-pinggir tembok, dekat-dekat tiang, di pojok, sementara shaf pertama masih kosong yang ngisi shaf pertama orang tua yang sudah jompo, sementara yang muda-muda jarang sekali yang mengisi shaf pertama.
Banyak sekali contoh-contoh lain yang harus kita lakukan dalam menjalankan perintah Allah berlomba-lomba dalam kebaikan, misalkan lagi ada batu di tengah jalan yang jika orang terkana batu itu bisa celaka maka ketika kita melihat saat itu juga kita ambil dan singkirkan segera. Berlomba-lomba dalam menghafal Al Quran dan lain sebagainya.
Mari kita lihat ceramah berikutnya  lewat video bersama Ust Reza Syafiq Bassalamah berikut ini.


0 komentar:

Post a Comment